Pusat edukasi, aksi, dan pembelajaran pelestarian bekantan serta ekosistem mangrove. Mari bersama menjaga primata endemik dan habitatnya untuk masa depan!
Bekantan (Nasalis larvatus) adalah primata endemik Kalimantan yang hidup di kawasan mangrove dan sepanjang muara sungai. Ciri khasnya adalah hidung panjang pada pejantan dewasa yang berfungsi memperkuat panggilan serta menjadi sinyal sosial. Mereka memainkan peran penting dalam ekosistem pesisir sebagai penyebar benih dan indikator kesehatan mangrove.
AYS Indonesia yang berdedikasi pada konservasi bekantan & pelestarian ekosistem mangrove dalam upaya
menyelamatkan keanekaragaman hayati
Kalimantan.
Visi: konservasi berkelanjutan, riset ilmiah, aksi nyata, kolaborasi nasional dan
global.
Selama masa kawin, perilaku bekantan berubah menjadi lebih aktif dan menarik untuk diamati. Jantan dewasa biasanya memperlihatkan dominasinya dengan suara panggilan yang lebih keras dan dalam. Hidung panjang yang menjadi ciri khasnya berperan penting memperkuat suara sekaligus menunjukkan kekuatan kepada jantan lain.
Di antara dahan mangrove, persaingan antar jantan sering terlihat, namun jarang berujung perkelahian serius. Kebanyakan hanya berupa pamer suara, lompatan, atau gerakan tubuh untuk menunjukkan siapa yang paling kuat. Betina yang siap kawin memberikan sinyal halus.
Ketika betina menerima, jantan dominan biasanya akan tetap berada di dekatnya untuk mencegah pesaing β perilaku ini disebut mate guarding. Dinamika ini menunjukkan kompleksitas sosial bekantan dan pentingnya menjaga habitatnya.
Jl. 8J6F+8P3, Gg. Cemp. 5, Kp. Enam, Kec. Tarakan Tim., Kota Tarakan, Kalimantan Utara
Email: info@bekantan.org
WhatsApp: +62 851-8396-6003
Instagram: @ays_indonesia
YouTube: @AYSINDONESIA
Facebook: @ays_indonesia